Di dunia Pokémon, terdapat “Pokémon Fosil” yang direstorasi dari fosil. Beberapa museum, diawali dari Mikasa City Museum di Hokkaido, mewujudkan proyek pameran bertema makhluk hidup di dunia virtual tersebut dan fosil serta organisme purba yang ditemukan di dunia nyata untuk menyampaikan daya tarik dari paleontologi dan kompleksitas penelitiannya. Aktivitas ini didasarkan pada proposal proyek dan produksi dari Daisuke Aiba, peneliti senior dan kurator Mikasa City Museum di Hokkaido. Pameran ini diselenggarakan oleh National Museum of Nature and Science di Tokyo bersama museum-museum di daerah. Karakteristiknya adalah belajar paleontologi secara menyenangkan sambil merasakan pengalaman menggunakan metode dasar sains, yaitu “observasi” dan “komparasi”.

Dr. Aiba yang Pokémon favoritnya adalah Omanyte merupakan penggemar Pokémon sehingga dia membawa langsung proposal ini kepada The Pokémon Company. Dr. Aiba yang menyatakan bahwa dia menjadi ilmuwan karena sejak kecil selalu ada Pokémon di sisinya melalui wawasannya bahkan inginnya melakukan pameran yang meneliti tentang Pokémon yang direstorasi dari fosil. Belakangan, ada banyak orang seperti Dr. Aiba yang merupakan generasi pemain Pokémon saat masih kecil dan kini beraktivitas di berbagai bidang yang mengajukan ide proyek menarik melalui pekerjaan mereka. Ke depan pun, mungkin akan terwujud berbagai proyek unik yang terlahir berkat generasi Pokémon.
Pokémon Fossil Museum (hanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Jepang)
*Artikel ini dimuat di situs perusahaan The Pokémon Company pada tanggal 11 Mei 2021.
*Artikel dapat melingkupi informasi event atau produk dan lainnya yang telah berakhir atau hanya tersedia di wilayah tertentu.
